Psikologi Remaja


Nama : Wati
Nim     : 45 07 091 036

Pubertas :   
         Periode pematangan fisik secara cepat, meliputi perubahan hormonal dan bentuk tubuh yang umumnya terjadi pada awal masa remaja
         Hipofisis yang mempengaruhi hormon
         Estrogen dan Progesteron pada remaja perempuan, diproduksi indung telur
         Testoteron pada remaja laki-laki, diproduksi oleh testis

TANDA PERUBAHAN SEKUNDER PADA MASA PUBERTAS
·        Tinggi, berat badan bertambah, dan otot-otot semakin membesar.
·        Organ seksual tumbuh
·        Tubuh semakin subur
·        Suara semakin berat
·        Kelenjar kulit semakin aktif dan bisa berjerawat
·        Kelenjar keringat bertkembang sehingga jumlah keringat lebih banyak dan keringat berbau.
·        Tumbuh bulu diketiak dan sekitar kemaluan
·        Mungkin anda akan mengalami perubahan mood, perasaan gampang berubah dengan drastic
·        Mungkin lebih tertarik kepada lawan jenis atau sesame jenis
·        Mungkin lebih sadar soal seks
INFEKSI MENULAR SEKSUAL (IMS)
IMS adalah singkatan dari Infeksi Menular Seksual, yang berarti suatu infeksi atau penyakit yang kebanyakan ditularkan melalui hubungan seksual (oral, anal atau lewat vagina)

GEJALA-GEJALA UMUM IMS
         Pada perempuan :
         Cairan yang tidak biasa keluar dari alat kelamin perempuan, biasanya berwarna kuning, kehijauan dan berbau, serta gatal.
         Keluarnya darah bukan pada masa haid.
         Munculnya rasa sakit pada vagina, perut bagian bawah dan saat melakukan HUS.
         Muncul bintil-bintil kecil pada alat kelamin.
         Luka atau lecet pada alat kelamin dan sekitarnya
Pada Laki-laki :
         Pada saat kencing terasa sakit dan jika diurut akan keluar cairan nanah dari alat kelamin
         Terjadi pembengkakan pada buah pelir dan terasa sakit atau panas
         Muncul bintil-bintil kecil pada alat kelamin
         Luka atau lecet pada alat kelamin dan sekitarnya
Apa dampak IMS bagi wanita ?
         Infertilitas
         Kehamilan ektopik
         Kanker mulut rahim
         Abortus spontan/keguguran
         Mempermudah terinfeksi HIV


MERAWAT ORGAN REPRODUKSI PEREMPUAN
         Usahakan agar daerah kemaluan dan selangkang selalu kering, terlebih bila kita tergolong gemuk
         Keputihan yang banyak dan berbau atau berwarna biasanya disebabkan oleh kuman, lebih-lebih bila disertai gatal
         Pencucian vagina dengan larutan khusus hanya diperlukan bila memang ada infeksi di daerah kemaluan.
         Lakukan hubungan seksual hanya dengan satu orang sebab sering berganti pasangan akan menambah kemungkinan teninfeksi

PERAWATAN ORGAN REPRODUKSI LAKI-LAKI
         Selalu cuci tangan sebelum dan sesudah buang air kecil
         Penis harus dicuci dengan air dan sabun lembut minimal sehari sekali

Menurut Papalia dan Olds (2001), masa remaja adalah masa transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa yang pada umumnya dimulai pada usia 12 atau 13 tahun dan berakhir pada usia akhir belasan tahun atau awal dua puluhan tahun.
Masalah remaja adalah masa datangnya pubertas (sebelas sampai empat belas tahun) sampai usia sekitar delapan belas-masa tranisisi dari kanak-kanak ke dewasa. Masa ini hampir selalu merupakan masa-masa sulit bagi remaja maupun orang tuanya.
Ada sejumlah kesulitan yang sering dialami kaum remaja yang betapapun menjemukan bagi mereka dan orang tua mereka, merupakan bagian yang normal dari perkembangan ini.
Beberapa kesulitan atau bahaya yang mungkin dialami kaum remaja, antara lain :
1.      Variasi kondisi kejiwaan, suatu saat mungkin ia terlihat pendiam, cemberut, dan mengasingkan diri tetapi pada saat yang lain ia terlihat sebaliknya-periang berseri-seri dan yakin. Perilaku yang sukar ditebak dan berubah-ubah ini bukanlah abnormal. Itu hanya perlu diprihatinkan bila ia terjerumus dalam kesulitan, kesulitan di sekolah atau kesulitan dengan teman-temannya.
2.      Rasa ingin tahu seksual dan coba-coba, hal ini normal dan sehat. Rasa ingin tahu seksual dan bangkitnya birahi adalah normal dan sehat. Ingat, bahwa perilaku tertarik pada seks sendiri juga merupakan ciri yang normal pada perkembangan masa remaja. Rasa ingin tahu seksual dan birahi jelas menimbulkan bentuk-bentuk perilaku seksual.
3.      Membolos
4.      Perilaku anti sosial, seperti suka mengganggu, berbohong, kejam dan agresif. Sebabnya mungkin bermacam-macam dan banyak tergantung pada budayanya. Akan tetapi, penyebab yang mendasar adalah pengaruh buruk teman, dan kedisiplinan yang salah dari orang tua terutama bila terlalu keras atau terlalu lunak-dan sering tidak ada sama sekali
5.      Penyalahgunaan obat bius
6.      Psikosis, bentuk psikosis yang paling dikenal orang adalah skizofrenia.
Perilaku menyimpang pada remaja
Sebelum mambahas masalah-masalah yang menjadi penyebab terjadinya anak remaja bermasalah, akan lebih baik kalau kita bahas  terlebih dahulu tentang pengertian anak remaja bermasalah. Pengertian anak remaja bermasalah dalam makalah ini ada dua muatan yaitu :

1. Anak remaja bermasalah berarti anak remaja  yang sedang memiliki/menghadapi masalah dalam dirinya. Contohnya adalah remaja menghadapi masalah pacar, hambatan gagal dalam studi, tidak diterima lagi oleh kelompoknya, konflik dengan orang tua dan sebagainya.

2. Anak remaja bermasalah berarti anak remaja yang menimbulkan masalah terhadap orang/pihak lain. Pengertian kedua ini pada dasarnya searti dengan anak remaja yang berperilaku menyimpang atau yang lebih dikenal dengan kenakalan remaja, seperti tawuran, penyalahgunaan NARKOBA, minum-minuman keras, melakukan tindakan yang mengganggu lingkungan dan sebagainya.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar